Pembangkit Listrik Tenaga Bayu - Peradaban Dunia Listrik Baru Indonesia - Anak Teknik Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu - Peradaban Dunia Listrik Baru Indonesia

Dominasi energi baru terbarukan terus bertambah setelah pemerintah menerbitkan regulasi baru tentang penetapan tarif jual listrik. Pemerintah semakin optimistis mencapai target energi terbarukan 23% pada 2025.


MAKASSAR - Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap akan menjadi pembangkit listrik tenaga angin terbesar di Indonesia dengan kapasitas 70 megawatt (mw). Selain itu, daerah ini juga telah memiliki pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kabupaten Pinrang dengan kapasitas 126 mw yang masih aktif beroperasi hingga saat ini.

Total pembangkit tenaga listrik dari energi terbarukan yang telah menandatangani PPA sebesar 548,57 MW dari total pembangkit 18.900 MW yang telah menandatangi PPA.

"PLTB tersebut masih dalam pengerjaan dan ditargetkan akhir 2017 rampung dan siap beroperasi, Proyek PLTB pertama di Indonesia dan merupakan sumber energi terbarukan ini menjadi perhatian pemerintah, karena dapat menyumbang tenaga listrik yang cukup besar." kata General Manager PT PLN Wilayah Sulawesi Sulatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Bob Syahril, di Makassar, Minggu (30/7/2017).


Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo juga ikut meninjau pemasangan peralatan raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), berupa rumah turbin Gamesa G114-2,5 MW dan pusat baling-baling di lokasi megaproyek, Kampung Pabberesseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watangpuly, Kabupaten Sidrap.

PLTB Sidrap tersebut, mampu menghasilkan 7 megawatt listrik per satu tiang. Dan tiang PLTB seluruhnya, disediakan 30 tiang yang akan menghasilkan 210 megawatt listrik.

Komponen utama untuk PLTB yang diklaim terbesar di Indonesia tersebut, diangkut menggunakan kapal BBC Congo selama 50 hari dari pelabuhan Bilbao, Spanyol. Khusus mendukung pengerjaan proyek PLTB di Kabupaten Pinrang, saat ini sebanyak 15 rumah turbin dalam perjalanan dari Spanyol menuju Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulsel, dan direncanakan berlabuh pada 18 Agustus 2017.


Kelistrikan wilayah Sulselrabar saat ini mencapai 1.250 MW dan beban puncak mencapai 1050 MW. Dengan adanya PLTB Sidrap PLN masih memiliki cadangan daya 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan.

Harga patokan pembelian tenaga listrik semula sebesar sama dengan BPP Pembangkitan di sistem ketenagalistrikan setempat, menjadi ditetapkan berdasarkan kesepakatan para pihak.

Sebelumnya, Project Engineering Manager PT UPC Sidrap Dadan Suhendar mengatakan, untuk persiapan pengadaan turbin utama PLTB itu, sedang dilakukan penggalian untuk pengerjaan jalan di depan rumah jabatan wali kota Parepare.


Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget