Dilematis ! Suara Sarjana yang Bekerja Tak Sesuai Jurusannya ! - Anak Teknik Indonesia

Dilematis ! Suara Sarjana yang Bekerja Tak Sesuai Jurusannya !

Mungkin banyak diantara kita yang terlalu idealis menginginkan mendapatkan kerjaan sesuai dengan jurusan yang diambilnya di bangku kuliah, tetapi inilah realita kehidupan kadang hidup berjalan tak sesuai dengan apa yang direncanakan. Jika dihadapkan harus bekerja sesuai passion atau sesuai jurusan, pilihlah pekerjaan sesuai passion karena pekerjaan yang dikerjakan sesuai passion kita akan lebih membahagiakan.

sarjana teknik
qerja.com
Masih ingat sindiran Pak Presiden Jokowi? Tentang mengapa banyak lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang malah kerja di bank? Sindirian beliau tentu benar adanya. Tapi sejujurnya, bukan hanya IPB, banyak pula lulusan dari perguruan tinggi lain yang nyasar.

Sudah tidak terhitung berapa lulusan perguruan tinggi  yang pekerjaannya tidak ada hubungan sama sekali dengan jurusan yang ia tekuni dulu di bangku kuliah.

Ada yang dulu kuliah di jurusan Teknik Sipil, tapi sekarang bukan ngurusi proyek pembangunan, malah setiap hari ngejar-ngejar nasabah. Ya, semacam penagih kredit. Begitupun sarjana pertanian lulusa IPB yang bekerja di bank itu sebenarnya sudah benar. Ya setidaknya mereka masih berurusan dengan bunga, kan?

Meski Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tingkat pengangguran terbuka per Februari 2017 turun 0,17% atau 10 ribu orang menjadi 7,01 juta orang atau 5,33%, dibandingkan Februari 2016 yang sebesar 5,5%. Ketersediaan jumlah tenaga kerja di Indonesia kian tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bersama Kementerian Pendidikan diharapkan bisa duduk bersama membuat peta jalan (roadmap) perencanaan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan industri nasional.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bidang tenaga kerja, Benny Soetrisno, mengatakan pemerintah sampai saat ini memang belum memiliki peta jalan soal tenaga kerja. Akibatnya, banyak lulusan bertitel sarjana yang bekerja tidak sesuai kompetensi yang mereka miliki. Di sisi lain, dari kalangan industri justru mengaku kekurangan pekerja berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.

Seperti pada sektor finansial, yakni perbankan dan multifinance, adalah sektor yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan. Di sektor perbankan saja, setidaknya membutuhkan 25 ribu tenaga kerja baru setiap tahun, ungkap Ikatan Bankir Indonesia (IBI).

Dan, dari lima perusahaan di Indonesia yang memiliki jumlah karyawan terbanyak, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menempati peringkat pertama. Ya betul, bank yang katanya digandrungi lulusan IPB, selain Bank Mandiri.

Setiap tahun selalu saja ada selebaran atau poster yang mengumumkan lowongan kerja di bank. Begitu juga dengan beberapa job fair bergengsi. Bapak Presiden juga harus tahu bahwa hanya di bank lah seleksi penerimaan karyawan tidak terlalu rumit, kecuali Bank Indonesia (BI).

Bagaimana tidak, jurusan apapun bebas ikut. Bahkan, untuk lowongan kerja sebagai teller dan customer service saja, masih bisa pakai ijazah setara SMA. Yah, meski banyak juga yang melewati jalur tenaga alih daya atau outsourcing.

Sama halnya dengan para sarjana pertanian lulusan IPB. Masak sudah jauh-jauh kuliah di Bogor, malah disuruh balik ke kampung ngurusin sawah dan kebun? Lha mending kerja di bank, terlebih itu di kota besar, daripada balik ke kampung tapi listriknya saja cuma nyala malam hari.

Lagipula, Bapak Presiden kayak nggak tahu saja stigma di masyarakat kita bahwa seseorang yang sudah merantau jauh ke kota besar dan kemudian pulang kampung itu dianggap gagal, Pak. Apa kata calon mertua nanti?

Di daerah terpencil itu kan nggak ada jaringan internet, kan bisa mati gaya. Lebih enak ngajar di kota, akhir pekan bisa kongkow manja di kafe sambil main Boomerang di IG Story atau selfie-selfie dan bikin vlog kayak bapak Jokowi.

Oh ya, bapak menyindir lulusan IPB yang kerja di bank, tapi bapak sendiri seorang INSINYUR, lulusan fakultas kehutanan. Kok bukannya kerja jadi manajer perusahaan kayu, eh malah jadi PRESIDEN??? Siapa tahu para sarjana yang nyasar itu juga bisa jadi presiden, Pak!hehehehehe
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget