7 Pesawat Terbang Buatan Indonesia yang Mendunia ! Patut Bangga ! - Anak Teknik Indonesia

7 Pesawat Terbang Buatan Indonesia yang Mendunia ! Patut Bangga !

ndonesia sesungguhnya kaya akan para penerus bangsa yang cerdas dan kreatif. Banyak ilmuwan dan insinyur yang sebenarnya mampu disandingkan dengan insinyur dunia lain. Buktinya, banyak karya anak bangsa yang diakui dunia. Apa saja?

T50
Berbicara soal pesawat, ternyata Indonesia pernah membuat pesawat terbang yang membuat nama Indonesia mendunia lho. Industri pembuatan pesawat terbang saat ini perkembangannya memang sudah benar-benar sangat pesat di sejumlah negara besar. Indonesia bahkan masuk dalam jajaran negara Asia yang mampu membuat pesawat terbang sendiri dengan kualitas setara dengan produksi pesawat terbang kelas internasional. Beberapa negara yang mulai mempercayakan produksi pesawat terbang untuk negara mereka adalah negara UAE, Korea Utara, Pakistan, Malaysia, Spanyol, Turki, Filipina bahkan hingga venezuela.

Di Indonesia sendiri perusahaan pembuatan pesawat terbang terbaik di pegang oleh PT. DI atau PT. Dirgantara Indonesia. Perusahaan ini memiliki salah satu produk pesawat andalan yang sudah digunakan sejumlah negara besar seperti Amerika Serikat. Sejak awal berdirinya di 1976, PTDI sudah memproduksi 403 pesawat terbang dengan berbagai jenis. Pesawat tersebut membawa jenis CN 235. Dan berikut ini adalah beberapa pesawat asli buatan Indonesia yang sukses melalang buana di pasaran internasional.


1. Pesawat N 2130

N 2130
cloudfront.net
N-2130 termasuk salah satu pesawat terbang buatan Indonesia yang mendunia. Transportasi massal ini hendak dikembangkan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada masa jaya perusahaan tersebut di pertengahan 1990-an. Pengembangan N-2130 ini terinspirasi dari pesawat yang dikembangkan perusahaan pesawat terbang Brasil, Embraer. Sayang, pesawat harus terkubur oleh krisis moneter 1998.

2. Pesawat N 250

n250
wikimedia.org
Selanjutnya ada N-250 yang menjadi pesawat asal Indonesia yang mendunia. Terbukti, pesawat ini sempat mengudara menuju Le Bourget Perancis untuk mengikuti Paris Air Show. N-250 adalah pesawat yang menggunakan teknologi fly by wire yang pertama dikelasnya. N-250 adalah pesawat regional komuter turboprop yang dibuat oleh IPTN atau PT. DI sekarang. Pesawat yang memuat kapasitas 50 orang ini diberi nama gatotkoco (Gatotkaca).


3. Pesawat CN 235

CN 235
jakartagreater.com
Pesawat CN-235 ini masuk dalam jenis pesawat angkut jarak sedang yang ditenagai langsung dengan dua mesin turbo-prop.Pesawat penumpang sipil (airliner) angkut turboprop kelas menengah bermesin ganda ini banyak digunakan oleh angkatan militer negara di dunia, seperti Angkatan Udara Spanyol, Angkatan Udara Turki, dan tentunya Angkatan Udara Indonesia. Untuk pengembangan dari pesawat CN-235 ini sendiri hasil kerjasama antara IPTN/PT Dirgantara Indonesia dengan CASA dari Spanyol. Pesawat CN-235 versi militernya sendiri sukses digunakan oleh sejumlah negara-negara besar di seluruh dunia mulai dari Venezuela untuk angkutan penumpang 1 unit, Senegal untuk transportasi militer dan multifungsi 2 unit, dan Burkina Faso untuk transportasi militer 1 unit. Ekspor terbanyak CN235 dikirim ke Korea Selatan sebanyak 12 unit, antara lain digunakan untuk angkutan militer 7 unit, angkutan VVIP 1 unit, dan 4 unit untuk Maritime Surveillance Aircraft (MSA).


4. Pesawat NC 212

NC 212
republika.co.id
Pesawat ini sebelumnya memang diproduksi secara perdana di negara Spanyol untuk keperluan militer dan sipil. Kemudian pesawat NC-212 ini juga diproduksi secara resmi di Indonesia dibawah lisensi PT Dirgantara Indonesia. Tahun 2008 sendiri semua proses produksi dan pengembangan di pindah ke PT Dirgantara Indonesia. Dan hebatnya, PT Dirgantara Indonesia adalah perusahaan pertama dan satu-satunya yang memiliki lisensi resmi untuk memproduksi pesawat ini. Pesawat NC212 paling banyak diekspor ke Thailand sebanyak 6 unit. Kemudian juga dikirim ke Vietnam dengan tipe NC212i sebanyak 3 unit, dan 2 unit NC212i ke Filipina.


5. Pesawat Tempur KFX
KFX
http://jakartagreater.com
Pesawat ini secara sejarah adalah proyek lama dari Republic of Korea Air Force (ROKAF) yang baru berjalan saat ini. Peran Indonesia dalam membangun pesawat ini adalah menyumbang dana sebesar 20 persen untuk keperluan riset dan pengembangan. Pembiayaan dari pesawat tempur KFX/IFX ini ditanggung 60% oleh Korea Selatan dan 40% oleh Indonesia.Indonesia sendiri memang secara keseluruhan belum mampu membuat pesawat tempur karena biaya sangat besar dan butuh kemampuan jauh lebih rumit. Dan kabarnya, teknologi pesawat tempur KFX akan berada diatas kecanggihan pesawat F16 buatan Amerika Serikat.


6. Pesawat Tempur T50 Golden Eagle

T50 GOLDEN EAGLE
lh6.googleusercontent.com
Pesawat ini akan menjadi mega proyek PT Dirgantara Indonesia dengan negara Korea Selatan untuk mengembangkan sebuah pesawat tempur bernama T-50 Golden Eagle. Total biaya proyek pengembangan pesawat ini nantinya memakan anggaran hingga $8 miliar. Para desainer kini tengah mengerjakan mesin baru generasi kelima, Izdeliye-30 (Produk-30), supaya jet tempur ini benar-benar mampu menjawab seluruh tantangan di masa depan. Uji coba penerbangan mesin baru ini akan dimulai pada akhir 2017 atau awal 2018. Mesin baru ini akan membuat T-50 mampu mempertahankan kecepatan jelajah selama penerbangan supersonik dengan kecepatan Mach 1,6 (sekitar 320 km/jam), tergantung pada lokasi penerbangan pesawat. Mesin ini juga akan meningkatkan kemampuan siluman PAK FA secara signifikan dan ‘menutupinya’ dari radar musuh berkat material komposit baru.


7. Pesawat N219 amfibi
N219
http://defense-studies.blogspot.co.id
Keunggulan pesawat ini bisa mendarat di air dan di darat. medan pendaratan N219 amfibi di dua medan yang berbeda, yaitu air dan darat. Perancangan tambahan ini dilakukan untuk memperkuat badan dan sayap pesawat. Pesawat N219 amfibi ini akan mulai didesain akhir 2018, setelah pesawat N219 mendapatkan Type Certificate (TC) di akhir 2017. Setelah mendapatkan TC, maka PTDI mencoba untuk mendapatkan Supplemental Type Certificates (STC) agar satu dari dua pesawat N219 bisa dikembangkan untuk mendarat di air menjadi N219 amfibi.

Baca Juga : PT DI Satu-Satunya di ASEAN yang Produksi Pesawat Tempur !
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget