Nasib Mobil Listrik Karya Anak Bangsa VS Negara Lain ! MIRIS ! - Anak Teknik Indonesia

Nasib Mobil Listrik Karya Anak Bangsa VS Negara Lain ! MIRIS !

INDONESIA merupakan negara dengan gudang pemikiran – pemikiran Anak Bangsa jenius yang hingga saat ini masih diakui oleh Dunia, pemikiran – pemikiran tersebut diantaranya adalah pemikiran – pemikiran tentang Mobil Hemat Energi khususnya energi Listrik.

Anak bangsa
Tesla (kiri) dan Selo (kanan) di depan kantor perusahaan Dahlan Iskan (KOMPAS.com/Achmad Faizal
Ketika itu mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memiliki mobil listrik jenis sedan berwarna gelap yang dibelinya dari Amerika Serikat senilai Rp 4 miliar. Saat itu Dahlan Iskan memamerkan mobil tersebut dipajangnya di depan kantor perusahaannya di kawasan Jalan Ahmad Yani Surabaya. Mobil bernama Tesla itu dipajang berjajar dengan Selo, prototipe mobil listrik yang dirancang anak bangsa saat beliau menjabat menteri BUMN. 

Saat itu Dahlan Iskan mencoba memprakarsai mobil listrik buatan dalam negeri dengan dana miliaran rupiah. Terlepas kasus yang dibincangkan saat ini, sebenarnya Dahlan sengaja memamerkan mobil Tesla untuk membuktikan bahwa mobil listrik memang berkembang di luar negeri. "Di Amerika Serikat, mobil listrik sudah diproduksi massal, dan pemasarannya berkembang pesat," kata mantan menteri BUMN sekaligus Dirut PLN tersebut. Padahal beliau sudah mengembangkan mobil listrik sejak menjabat menjadi menteri BUMN saat itu. Tapi kesempatan untuk mengembangkan hilang, justru jadi perkara sekarang. Padahal Indonesia memiliki segudang karya tentang mobil listrik yang butuh perhatian pemerintah" terangnya.

Selain mobil Selo buatan Ricky Elson, sebenarnya ada apa aja sih mobil listrik buatan anak bangsa? Berikut ini adalah Deretan Mobil Listrik yang sudah pernah dibuat oleh Anak anak bangsa.

1. Tucuxi


Tucuxi
Tucuxi yang berarti lumba-lumba merupakan mobil sport listrik karya Danet Suryatama pada 2013. Mobil ini menggunakan motor listrik berkekuatan 268 daya kuda, atau bisa disetarakan dengan mesin konvensional berkapasitas 3.000 cc. Baterai yang dipakai adalah Lithium Iron Phosphate (LiFEPO4) atau Nano Lithium, berkemampuan fast charging dengan masa pengisian hanya 3-5 jam. Bila baterai terisi penuh mobil ini mampu menempuh jarak 321 kilometer. Mobil yang berstatus prototipe bernasib nahas saat diuji coba Menteri BUMN Dahlan Iskan. Mobil yang dibangun di Yogyakarta itu mengalami kecelakaan di Magetan, Jawa Timur. Selain itu, Dasep yang sudah menerima 92 persen dari nilai proyeknya, Rp 32 miliar, disebut dituding merugikan negara. Dia dilaporkan tidak melaksanakan pekerjaannya dengan benar hingga kasusnya dilaporkan ke kejaksaaan dan ditetapkan menjadi tersangka.

2. Selo
Selo

Setelah Tucuxi, kini generasi selanjutnya yakni Selo. Maha karya ini lahir berkat tangan dingin Ricky Nelson pada 2013. Mobil yang mirip dengan desain Lamborghini ini memiliki tenaga 182 daya kuda atau 130 kW. Pengisian baterainya hingga penuh memerlukan waktu sekitar empat jam dan sanggup menjelajah hingga 250 kilometer. Selain mampu ngebut hingga 150 km/jam, keunggulan Selo adalah fitur regenerative brake. Daya yang dihasilkan dari pengereman bisa digunakan sebagai pengisian baterai. Ironis memang dengan apa yang terjadi pada Selo, mobil listrik Nasional karya Ricky Elson yang pengembangannya akan diambil alih oleh Malaysia. Lebih ironis lagi karena Selo ini dinyatakan tak lolos uji emisi.

3. Gendhis
Gendhis

Gendhis merupakan mobil listrik kelas high MPV. Mobil ini  juga merupakan buah karya Dasep Ahmadi dan dikerjakan di Bengkel Kupu-Kupu Malam pada 2013. Sekilas mirip Toyota Alphard dengan daya tampung enam penumpang. Mobil yang pernah menjadi kendaraan pendukung KTT APEC 2013 ini merupakan mobil ramah lingkungan yang terdiri dari mobil biodiesel dan listrik. Namun saat KTT OPEC 2013 di Nusa Dua, Bali mobilnya tidak bisa melaju dan hanya diparkirkan berderetan dengan mobil minibus lain.

4. Evina
Evina

Namanya merupakan singkatan dari Electric Vehicle Indonesia, diberikan oleh Direktur PLN Nur Pamudji. Mobil yang juga dikembangkan Dasep Ahmadi ini memang menggandeng PLN sebagai mitra. Citycar dengan lima pintu ini menggunakan motor listrik yang sepadan dengan mesin 900 cc, berdaya 50 daya kuda. Tenaga disimpan dalam 36 dalam baterai lithium ion berkapasitas 21 kWh, dan sanggup menjangkau 135 km dalam sekali pengisian. Mobil ini sempat direncanakan untuk di produksi masal. Namun hingga kini nasibnya sama seperti mobil listrik karya anak bangsa lainnya.

5. Bus Listrik Ahmadi

Bus ramah lingkungan ini menggunakan 132 sel baterai baterai lithium ferophospat 150 kwh serta memiliki sistem monitoring pengemudi. Motor listriknya dapat memproduksi tenaga 220 kW atau setara 294 daya kuda, dengan maksimal kecepatan 80 kilometer per jam. Bus ini sudah pernah diujicobakan dari Bandung, melalui Puncak, sampai ke Cibinong. PT Sarimas Ahmadi Pratama membanderol bus ini dengan harga mulai dari Rp1,2 Miliar.

6. Hevina
Hevina

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah membuah sedan bertenaga listrik yang diberi nama Hevina. Mobil ini juga sudah beberapa melakukan uji coba di sekitar Jakarta. Hevnia menggandalkan motor listrik berdaya 62 daya kuda dengan torsi mencapai 156 Nm. LIPI mengklaim mobil ini mampu melaju hingga 140 kilometer per jam.

Dan inilah dilema bagi insinyur anak bangsa, sehebat apapun mereka, sekreatif apapun mereka jika tanpa dukungan dari berbagai pihak khususnya pemerintah kita tak akan bisa semaju negara lain. Lihatlah mobil Tesla yang sebenarnya bisa kita buat, namun mobil karya warga Amerika itu mampu diproduksi massal ke seluruh dunia dengan harga US$200 ribu atau sekitar Rp2,6 miliar, untuk membawanya pulang dan terparkir di garasi rumah Anda. Apapun itu, jangan patah semangat berkarya, kita harus terus berjuang memajukan negara yang kita cintai ini! Salam solidaritas Antek Indonesia!!!

Baca Juga : Insinyur BPPT Siap Buat Mobil Listrik, Tinggal "Good Will" dari Pemerintah
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget