Mahasiswa UB Ciptakan Alat Peningkat Laju Pertumbuhan dan Produktivitas Sayuran - Anak Teknik Indonesia

Mahasiswa UB Ciptakan Alat Peningkat Laju Pertumbuhan dan Produktivitas Sayuran

Mahasiswa UB ciptakan alat yang berguna bagi pertanian. Dimana alat ini mampu mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kualitasnya.


Indonesia terkenal sebagai negara agraris yang letak wilayahnya  sangat memungkinkan   berbagai   jenis   tanaman   dapat   tumbuh  dengan  subur.  Hal   itu dikarenakan  Indonesia  terletak  pada  garis  katulistiwa  dan   memiliki   iklim  tropis. Sehingga  tak  heran,  masyarakat  Indonesia  sejak  dulu  sebagian  besar bermatapencaharian sebagai petani. Terlebih  lagi  Pulau  Jawa yang  memiliki  sawah sebanyak 42%  dari total lahan  pertanian yang ada  di Indonesia. Namun, ironisnya petani di Indonesia masih memiliki permasalahan yang  hampir  sama, yaitu hasil panen yang didapat tidak sebanding dengan usaha untuk membudidayakan tanamannya.Namun, untuk mengatasi permasalahan tersebut, empat orang  mahasiswa Universitas  Brawijaya   Malang   yang   menbuat sebuah  alat   yang   bernama  ETROVICE (Electroculture Vegetable Device) adalah Sintya Laylie M (FTP, 2015), Danar Wicaksono (FTP,  2014),  Khurun  In  Nur  K (FTP,  2014),  dan   Aziz  Iman  W (FTP,  2014)   dengan bimbingan   Joko  Prasetyo,   STP.,MSi.   Etrovice   ini   merupakan  sebuah   alat    yang memadukan cahaya monokromatik dari lampu  LED merah dan biru dengan sonic bloom. Dengan   menggunakan  Etrovice,  permasalahan  seperti  etiolasi  yang   terjadi   pada tanaman yang  dapat mengakibatkan  hasil  panen sedikit  dapat diatasi.  Selain  itu,  alatjuga  dapat mempercepat pertumbuhan dan  meningkatkan produktivitas tanaman. Alat ini kerjanya  maksimal apabila digunakan untuk  tanaman yang  ada  pada sebuah green house. Fungsi green house sendiri yaitu untuk mencegah tanaman terserang hama dan menghindari dari cuaca ekstrem.




green house

Pengaplikasian ETROVICE di dalam Green house


Adapun  komponen-komponen dari  Etrovice, yaitu  terdiri  dari  rangkaian lampu LED,  speaker,  dan  panel  surya. Rangkaian  lampu  LED sebagai  cahaya  monokromatik akan  membantu memberikan cahaya bagi  tanaman untuk  proses fotosintesisnya pada saat malam  hari.  Speaker  yang  berperan sebaagi  sonic bloom akan   mengeluarkan gelombang suara dengan frekuensi 3000-5000 Hz yang dapat membuka stomata daun lebih  lebar  dibandingkan  dengan biasanya.  Pembukaan stomata  ini  akan   membuat penyerapan air lebih banyak.  Untuk Etrovice ini suara yang dipakai  yaitu musik gamelan Kebo Giro. Sehingga dengan perpaduan cahaya monokromatik dan sonic bloom, tanaman yang  dibudidayakan oleh  petani di dalam green  house  akan  dapat tumbuh dengan cepat dan  baik. Kemudian  panel  surya berfungsi sebagai sumber energy  listrik yanmenyeraenergmatahari  yang   dayanyadisimpan  di  dalam  aki  yang   digunakan sebagai sumber arus listrik. 

green house

Sawi dalam green  house yang siap di panen dengan umur panen 1bulan  yang normalnya 40-70 hari

   Berikut ini adalah manfaat dari Etrovice:
  • ·    Mengatasi permasalahan etiolasi pada tanaman

  • ·    Mempercepat masa panen

  • ·    Meningkatkan   hasil   panen  dikarenakan   produk   yang   dihasilkan   lebih banyak  jika dibandingkan dengan tanaman tanpa menggunakan Etrovice

  • ·    Menghasilkan produk  pertanian yang berkualitas tinggi

  • ·    Meningkatkan nilai ekonomi hasil panen
Baca Juga : Monster, Musuh Bagi Salmonella Karya Mahasiswa UB
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget