Kisah Sukses Wiliam Tanuwijaya, CEO Tokopedia - Anak Teknik Indonesia

Kisah Sukses Wiliam Tanuwijaya, CEO Tokopedia

Rahasia sukses William Tanuwijaya jatuh bangun membangun perusahaan teknologinya Tokopedia. Yang hingga saat ini dapat dinikmati oleh banyak kalangan berkat kemudahan dan keamanan transaksinya. Simak kisah hidupnya sebagai bahan inspirasi untuk kita semua.

William tanuwijaya

Lahir di Pematang Siantar, dengan background keluarga yang biasa-biasa saja William Tanuwijaya mencoba peruntungannya merantau ke ibukota. Lulus SMA hanya bermodalkan tiket kapal nekat berangkat ke Jakarta untuk berniat mengubah hidup menjadi lebih baik. Ia melanjutkan kuliah di Bina Nusasantara jurusan Teknik Informatika. Ketika kuliah, ia terhimpit kondisi yang menyusahkan karena harus mengetahui kondisi papa yang sedang sakit, sehingga memaksa ia mencari pekerjaan di sela-sela kuliahnya untuk mengurangi beban orangtua. Yakni bekerja di sebuah warnet. Selang beberapa tahun ia mulai hobi menggeluti dunia internet hingga lulus kuliah. Setelah lulus ia berkeinginan lanjut bekerja di perusahaan internet. Hingga selang beberapa tahun bekerja di kantor ia juga harus merawat papa yang sedang menjalani terapi kanker, sehingga setelah bekerja ia juga membuat web desain untuk para kliennya sebagai tambahan membantu orang tua membiayai pengobatan. Karena berawal dari hobi membuat website, ia mendapat sebuah ide dari salah satu kliennya untuk membuat sebuah website e-commerce jual beli yang aman dan terpercaya. Namun saat itu masih terkendala modal, dan ia mulai mencari investor mulai dari bos kantor tempat ia bekerja. Ketika mengajukan idenya tentang perusahaan internet tak didukung dan bosnya menyarankan beberapa rekan orang kaya untuk diajukan ide bisnisnya. Namun 3 tahun bersilam tak ada yang memberikan modal. Dan setiap mengajukan ide bisnis, william selalu diberikan 3 pertanyaan besar yang tentang masalalu dan backgroundnya yang justru membuat wiliam tak dipercaya.

Baca Juga : Kampus Ini Mencetak Banyak CEO Startup Sukses

Merasa tidak didukung bahkan dihempaskan oleh semua orang yang ia ajukan, william merasa marah dengan keadaan dan kondisi yang tidak didukung oleh bangsanya sendiri. Karena keinginan william masih tetap bulat untuk membangun bisnis yang didasari rasa kepercayaan, kemudahan dan rasa aman ia terus mulai membangun Tokopedia dengan visi tersebut. Yang berbeda dengan e-commerce lainnya, tokopedia membangun kredibilitas yang terpercaya. Ia tetap never give up dan tetap mempercayai bahwa hidup ini layaknya bambu runcing, yakni lambang pejuang kemerdekaan yang berisi 3 hal : kegigihan, keberanian dan harapan. Walaupun tidak ada yang mempercayai kepada william ia terus berjuang untuk membuat orang percaya , hingga akhirnya salah satu dari bos ditempat William bekerja saat itu percaya dan berniat membiayai modal. Selain itu ia bersama tokopedia juga dipercaya dengan diberikan modal 100 juta dollar dari soft Bank dan survey capital. Dan hebatnya Tokopedia saat itu merupakan bisnis internet pertama di asia tenggara yang mendapatkan permodalan dari investor dibalik kesuksesan alibaba dan Google. Ini merupakan milestone yang penting bagi Indonesia dan Tokopedia dalam mewujudkan perusahaan teknologi yang mengubah hidup banyak orang.
Hal pertama yang dilakukan ketika mendapat pemodalan, William kembali ke kampus Binus untuk merekrut beberapa lulusan mahasiswa untuk bersama-sama membantu mengembangkan perusahaannya. Namun karena kurang dipercaya dan terdengar asing ditelinga mahasiswa saat itu, booth untuk merekrut job selama 2 hari tak ada satupun mahasiswa yang apply ke perusahaan dia. Dan hingga akhirnya ia terus menanamkan kepercayaan dan konsisten dengan berbagi ke universitas-universitas. Berawal dari niat baik dan visinya kedepan, ia terus memberikan semangat berbagi. Hingga akhirnya ia saat ini terus menambah karyawannya yang hingga saat ini ada 400 orang karyawan. Terus berjalan dan bekerja keras membangun bisnisnya, William terus menjalin kerjasama dengan banyak bank dan logistic. Karena demi kemudahan dan kepercayaan pelanggan dan penjual di Tokopedia. Hingga saat ini Tokopedia menjalin kerjasama dengan 11 logistik dan perbankan. Selang beberapa tahun pesaing global terus masuk dan mengancam keberadaan Tokopedia. Namun dengan kegigihan dan keberanian dalam berkompetisi dengan berbagai perusahaan besar Tokopedia masih terus survive hingga saat ini.

Baca Juga :Gaji CEO Perusahaan Terkemuka Dunia ! #MOTIVASI

Dan saat ini apa yang bisa dirasakan oleh banyak orang berkat Tokopedia? Tentu banyak, salah satunya orang bisa menjalankan bisnisnya dengan mudah dan pembeli dapat berbelanja online secara terpercaya berkat Tokopedia. Bagaimana dengan kamu? Semoga alumni Teknik Informatika ini bisa menginspirasi teman-teman semua Antek Indonesia!!!! ๐Ÿ˜‡
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget