Kalahkan Tim Amerika Serikat, Tim Roboboat ITS Juarai Kontes Kapal - Anak Teknik Indonesia

Kalahkan Tim Amerika Serikat, Tim Roboboat ITS Juarai Kontes Kapal


Tim roboboat Barunastra yang terdiri dari 5 mahasiswa dan 1 dosen asal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil meraih juara ke-4 dalam ajang AUVSI 10th (Unmanned Vehicles System ke 10 tahun) International Roboboat Competition 2017 di Daytona Beach, Florida, AS 20-25 Juni 2017 lalu. Sebelumnya tim Barunastra sempat terancam gagal mengikuti kompetisi bergengsi ini dikarenakan pesawat nya mengalami delay selama 6 jam. Namun akhirnya dapat teratasi dengan membeli tiket baru seharga 86 juta dari dana patungan.

Dalam kompetisi tahunan ini ITS berhasil tempati posisi 4 dan posisi 5 oleh Embry Riddle University asal Amerika Serikat. Dan peraih award untuk posisi 1 diraih Daytona Beach Home Schoolar, posisi 2 Hagerty High School, posisi 3 ditempati Georgia University. 
Prestasi yang diraih tahun ini memang masih menurun dari tahun lalu yg berhasil meraih posisi ke-3 dengan kategori Best Speed & Maneuverability. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kendala saat pertandingan. 

Pada perlombaan ini dilihat dari keakuratan navigasi dan kepresisian kapal tanpa awak dalam menghindari rintangan. Misinya adalah melewatu gerbang dalam jalur laju kapal, tantangan manuver, tantangan menyandarkan kapal berdasarkan frekuensi bawah air dan pembacaan gambar oleh drone, serta tantangan untuk keluar dari sebuah labirin yang tersusun dari beberapa bola. 

Global-news

Namun dalam perlombaan, komunikasi dengan tim sempat terputus karena alat komunikasi mati disebabkan sedang dipakai untuk kompas kapal.
Meski demikian, Galih sang ketua di divisi perkapalan ini masih bersyukur karena tim yang dipimpinnya bisa mendapat juara 4.

Baca Juga : ITS Surabaya "Push" Tim Barunastra ke Amerika

Padahal, imbuhnya, pada saat kualifikasi tim Barunastra berhasil berada di posisi 1. Tapi pada saat final ada beberapa komponen Barunastra  yang tidak bekerja dengan baik.
“Bahkan poin Barunastra saat kualifikasi adalah rekor dari tim lain,  sampai-sampai jurinya tidak bisa menyebutkan jumlah poinnya karena terlalu banyak tetapi pada final tidak selancar kualifikasi,” tutur Galih mahasiswa angkatan 2014 ini.

Meskipun mendapat posisi nomor 4, menurut Galih, tim  Barunastra mendapat banyak pengalaman dari lomba ini. “Memang kami sedikit kecewa karena hasilnya seharusnya bisa jauh lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Hendra Kusuma, sebagai dosen pendamping sekaligus dosen teknik elektro ini mengaku bangga dengan tim barunastra karena ITS juga mampu mengalahkan beberapa universitas bergengsi di AS antara lain Michigan University, Iowa University dan Embry Riddle University.

Baca Juga : Prospek Kerja Luas Bagi Lulusan Teknik Perkapalan

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget