Insinyur BPPT Siap Buat Mobil Listrik, Tinggal "Good Will" dari Pemerintah - Anak Teknik Indonesia

Insinyur BPPT Siap Buat Mobil Listrik, Tinggal "Good Will" dari Pemerintah

Para peneliti di BPPT, ia melanjutkan, sudah siap dan mampu mengembangkan mobil listrik. Tidak ada masalah dalam hal kemampuan sumber daya manusia (SDM).

karya bangsa
Bus EV (Foto: ui.ac.id)
Wacana pengembangan mobil listrik kembali mencuat. Pemicunya adalah surat yang dikirimkan Menteri ESDM Ignasius Jonan ke Presiden Joko Widodo. Yang hingga akhirnya Presiden mengeluarkan instruksi untuk mengembangkan mobil listrik dengan meminta dukungan oleh semua kementerian dan lembaga terkait. Dan melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) selaku lembaga yang didorong untuk menciptakan mobil listrik 'Made in Indonesia'.

BPPT menyambut baik instruksi Jokowi dan siap untuk mendukung pengembangan mobil listrik di dalam negeri. Dengan dukungan dari semua pihak, BPPT berjanji menghasilkan karya nyata, bukan hanya prototype-prototype saja. Tapi dari instruksi pak presideng yang akan dikembangkan oleh BPPT bukan mobil pribadi, melainkan mobil listrik untuk angkutan massal, supaya lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Kata Peneliti Senior BPPT, Ganesha Tri Chandrasa sebenarnya rencana ini sudah pernah dibuat LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Pak Dasep (Ahmadi). Karena prototype mobil listrik yang dibuat BPPT kebanyakan model city car. Namun sebenarnya  peneliti BPPT sudah menguasai teknologi mobil listrik. Dan kali ini BPPT ingin lebih serius, bukan hanya membuat prototype saja. Ganesha ingin hasil karya BPPT dapat digunakan secara luas dan dinikmati masyarakat.

    "Kita tidak ingin membuat seperti prakarya lagi, karena peneliti semangat. Tidak ada kendala, dari sisi SDM bisa, tinggal good will dari pemerintah saja" Tegas Peneliti Senior BPPT, Ganesha Tri Chandrasa.

Para peneliti di BPPT, mengatakan sudah siap dan mengembangkan mobil listrik. Tidak ada masalah dalam hal kemampuan sumber daya manusia (SDM). Tetapi perlu berbagai pengujian untuk dapat diproduksi massal. Selain itu, tidak ada swasta yang mau memproduksinya secara massal. Maka pengembangan mobil listrik kali ini harus lebih serius dan terkoordinasi agar bisa sampai ke tahap komersial. Karena menurut Ganesha. mobil listrik yang dibuat di Indonesia tak bisa 100% mencontek buatan luar negeri dan harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Contohnya, ketinggian mobil harus diatur karena jalanan di Indonesia banyak yang sering banjir, terutama di Jakarta. Udara di Indonesia juga lembab, baterai harus dibuat tahan lembab. Harus dilakukan penyesuaian agar mobil listrik cocok dan aman digunakan di Indonesia. Pihaknya meminta dukungan dari kementerian dan lembaga terkait, pengembangan mobil listrik harus terkoordinasi dengan baik supaya berhasil. Mungkin dalam 2-3 tahun mobil listrik sudah bisa dikembangkan di dalam negeri.

Semoga segera terealisasi dan bukan hanya menjadi mimpi belaka. Karena sebenarnya Indonesia mampu membuat dan bisa hingga diproduksi massal! Maka dari itu butuh dukungan yang besar baik dari peneliti dan pemerintah!

Source : detik.com

Baca Juga : Nasib Mobil Listrik Karya Anak Bangsa VS Negara Lain ! MIRIS !
Labels:
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget