Alasan Mengapa Tegangan Rumah Naik Turun? Yuk Simak Penyebabnya! - Anak Teknik Indonesia

Alasan Mengapa Tegangan Rumah Naik Turun? Yuk Simak Penyebabnya!

Pasti kita pernah mengalami tegangan listrik rumah kita yang naik turun. Entah terlihat dari redup terangnya lampu, kecepatan putaran kipas angin dan tanda-tanda lain pada perangkat elektronik lainnya. Lalu apa sih penyebabnya? Dan bagaimana mengatasinya?

Tegangan naik turun
Foto By : Merdeka

Lagi asyik-asyik bekerja, tiba-tiba lampu meredup atau padam akibat tegangan tidak stabil? Atau lagi asyik menonton TV, TV malah mati sementara lampu meredup? Banyak pelanggan PLN mengeluhkan tegangan listrik yang tak stabil. Tegangan yang sering turun ini membuat alat-alat elektronik tak bekerja dengan baik, AC jadi kurang dingin, isi baterai ponsel jadi lebih lama, dan sebagainya. Tegangan turun (under voltage) adalah problem yang tergolong sebagai masalah yang siapa pun sering mengalaminya. Tetapi tidak banyak dari kita yang mengetahui kenapa itu bisa terjadi.

Sebelum mengatasi tegangan listrik yang turun naik atau tidak stabil, ada baiknya kita mengetahui kenapa listrik ditempat kita selalu naik turun pada waktu-waktu tertentu. Dalam terminologi power quality, under voltage dikategorikan sebagai fenomena long duration voltage variation. Under voltage biasanya terjadi dalam kurun waktu diatas 1 menit.

Menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), penurunan tegangan biasanya berkisar menjadi 80% hingga 90% dari nominal voltagenya.

Apa sebenarnya yang menjadi penyebab dari undervoltage? Ternyata penyebabnya beragam. Pada intinya, under voltage dihasilkan oleh adanya low distribution voltage yang digunakan untuk men-supply beban-beban yang berarus tinggi (heavy load). Under voltage juga dapat ditimbulkan oleh adanya proses switching off dari capasitor bank.

Seperti contoh pada Area Distribusi Jakarta Raya, Berdasarkan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) tahun 2017 yang ditetapkan PLN untuk tegangan seharusnya paling rendah 198 V. Tapi dari Electricity Supply Monitoring Initiative (ESMI) yang dilakukan Insititute for Essential Services Reform (IESR), tegangan listrik beberapa lokasi di Jakarta terekam di bawah 180 V.

Bbeberapa penyebab tegangan naik turun  paling umum adalah karena trafo distribusi sudah kelebihan beban.Hal ini biasanya terjadi di daerah padat penduduk, di gang-gang sempit yang sudah sangat padat. Sehingga PLN perlu memasang trafo distribusi.

Sedangkan di sisi pengguna / konsumen, cara untuk mengatasi tegangan listrik rumah yang naik turun, adalah menggunakan Stabilizer Listrik. Stabilizer Listrik biasa juga disebut Stavol – Stabilizer Voltage atau Avr – Automatic Voltage Regulator berfungsi untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil atau selalu naik turun. Fungsi Stabilizer Listrik Saat ini sangat dibutuhkan karena pada perangkat atau alat-alat listrik dan elektronik saat ini sangat membutuhkan tegangan listrik yang konstan ( Stabil ), jika tegangan listrik tidak sesuai maka fungsi atau kinerja mereka akan menurun atau tidak maksimal. Pilihlah Stavol yang baik mutunya, jangan asal pakai yang murah karena akan membuang-buang biaya anda, Gunakanlah Stabilizer Listrik yang Bagus Tapi murah harganya. Minimal garansi full Sparepart 2 Tahun, Suku Cadang yang terjamin, Purna Jualnya yang memadai.

Tegangan yang terlalu rendah juga bisa disebabkan oleh sambungan-sambungan listrik yang kendor dan kurang bagus. Sehingga kemudian arus yang lewat terlalu besar sehingga tegangan drop. Selain itu, bisa juga akibat adanya arus listrik yang terlalu besar sehingga tegangan turun.

Jika tegangan naik turun, pelanggan bisa melaporkan saja ke layanan pengaduan di nomor 123. Sebab, PLN tidak setiap saat mengecek tegangan. Dengan adanya informasi dari pelanggan, PLN bisa segera melakukan perbaikan. Karena sistem ini tidak ada yang bisa mengetahui kondisi langsung di lapangan. Petugas melakukan pengukuran sebulan sekali, yakni saat beban puncak. Sehingga diharapkan pelanggan bisa menginformasikan ke 123, agar petugas bisa segera memperbaiki.
Baca Juga :
Labels:
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget