Memiliki Senjata Api Boleh, Namun Setelah Lolos Semua Persyaratan Ini - Anak Teknik Indonesia

Memiliki Senjata Api Boleh, Namun Setelah Lolos Semua Persyaratan Ini

Prosedur Memiliki Senjata Api di Indonesia


Di Indonesia, masyarakat sipil diperbolehkan memiliki senjata api sebagai alat perlindungan maupun pertahanan diri, namun harus memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Sebagian orang lebih memilih senjata api sebagai sebagai alat pertahanan diri dari kejahatan yang kian marak melancarkan aksinya dengan senjata api maupun benda tajam.

Meskipun dibolehkan, penggunaan senjata api sebaiknya digunakan jika dalam keadaan mendesak dan sangat dibutuhkan. Sebab penyalahgunaan senjata api oleh warga sipil telah menjadi fakta yang banyak diketahui oleh publik, dan mengakibatkan hilangnya nyawa - nyawa tak berdosa.

Pihak kepolisian memiliki prosedur dan proses yang ketat kepada masyarakat yang ingin memiliki senjata api. Peraturan Kapolri Nomor 82 Tahun 2004 menjelaskan tentang siapa saja yang boleh memiliki senjata api. 

Disebutkan bahwa masyarakat sipil yang boleh memiliki senjata api hanya golongan tertentu saja. Diantaranya, direktur utama, menteri, pejabat pemerintah, pengusaha utama, pengacara, komisaris dan dokter.


Apabila syarat tersebut telah terpenuhi, maka selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah tentang prosedur kepemilikan senjata api resmi dari kepolisian. Berikut persyaratannya:

#1 Memenuhi Syarat Medis

sehat jasmani dan rohani adalah syarat medis yang harus dipenuhi pertama jika ingin memiliki senjata api. Cacat fisik juga tidak termasuk kedalam syarat medis tersebut yang dimana dapat mengurangi ketrampilan dalam menggunakan senjata api. Memiliki penglihatan yang normal pun menjadi hal penting dari syarat medis ini.


#2  Lolos Seleksi Psikotes

Cepat gugup dan panik menghadapi sesuatu dapat menjadi faktor kegagalan anda dalam memiliki senjata api resmi dari kepolisian. Menjaga emosi dan tidak cepat marah harus dimiliki oleh si calon pemilik tersebut, seperti hasil psikotes dari Dinas Psikologi Mabes Polri yang telah dibuktikan.

#3 Tidak Pernah Terlibat Tindak Pidana

SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) dari Kepolisian harus dimiliki juga sebelumnya oleh pemohon dan lolos screening dari Kadit IPP dan Subdit Pamwassendak.


#4 Usia Sesuai Kriteria

21 - 65 tahun adalah usia yang dibolehkan untuk memiliki senjata api. Jika belum mencapai usia minimal sebaiknya anda menunggu sampai usia minimal yang telah diperbolehkan.

#5 Memenuhi Syarat Administratif

Berikut syarat administratif yang harus dipenuhi dan dipersiapkan oleh pemohon, yakni:

  • Fotocopy KTP sebanyak 5 lembar
  • Fotocopy KK sebanyak 5 lembar
  • Fotocopy SKCK, Rekomendasi Kapolda Setempat
  • Surat Permohonan bermaterai
  • Foto berwarna 2x3 sebanyak 5 lembar
  • Foto berwarna 3x4 sebanyak 5 lembar
  • Foto berwarna 4x6 sebanyak 5 lembar
  • Mengisi formulir permohonan dari Mabes Polri
Labels:
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget