Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Di Indonesia - Anak Teknik Indonesia

Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Di Indonesia

Potensi energi baru terbarukan untuk pembangkit listrik harus terus dikembangkan. Apalagi Indonesia memiliki banyak potensi seperti tenaga surya pada PLTS NTT ini yang terbesar se Indonesia dengan daya mampu 7,5 MW.


PLN Potensi energi baru terbarukan memiliki peluang yang sangat menjanjikan di Indonesia khususnya bagi kecukupan kelistrikan yang ada di Nusa Tenggara Timur . NTT menyimpan kekayaan energi surya yang sangat besar.  Berdasarkan sejumlah penelitian dan studi yang dilakukan, PT PLN (persero) menyatakan Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah dengan potensi energi surya. Pasalnya cuaca panas berlangsung cukup panjang hingga sembilan bulan dalam siklus satu tahun.Sehingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun PLN melalui PT Lembaga Elektronik Nasional (LEN) ini pun memiliki pasokan daya yang cukup besar. Yakni total 7,5 MW dan merupakan yang terbesar di tanah air. PLTS ini mampu membantu mengatasi defisit di sistem Timor, di mana pemadaman bergilir selama siang hari bisa diatasi sejak akhir Desember 2016 lalu, awal beroperasinya PLTS ini.

pltu
     Foto by : Eduardo Simorangkir

Salah satu PLTS yang terdapat di NTT ini berlokasi di Dusun Bajaneke, Oelpuah Kupang NTT. Dengan kapasitas sebesar 5 MW. Ribuan modul surya itu membentang di atas lahan seluas 7,5 ha, dengan satu modul menghasilkan listrik sekitar 230 watt. Energi ini kemudian dijual ke PLN dengan harga US$ 25 sen per kWh dengan masa kontrak 20 tahun.
PLTU
   
Setiap harinya, PLTS Oelpuah ini beroperasi dari jam 07.30 WITA, hingga jam 17.00 WITA, dengan rata-rata produksi sekitar 3-4 MW, karena tergantung kondisi cuaca. Meski membutuhkan biaya investasi yang cukup mahal, namun potensi yang besar dari sumber daya yang dimiliki NTT sudah sewajarnya patut dikembangkan. Namun demikian, PLTS ini tidak memerlukan biaya operasional yang besar seperti diesel, yang membutuhkan ribuan liter solar untuk melistriki daerah di NTT. Sehingga biaya operasionalnya sangat murah, cukup untuk pemeliharaan modul surya, seperti menyiram air untuk menghilangkan debu dan pemotongan rumput di sekitar modul.

SOLAR CELL


Belum lagi dengan beroperasinya PLTS ini, juga turut mendukung program energi PLN 35000 MW yang ramah lingkungan. Mulai sejak Desember 2015 beroperasi, pembangkit ini telah menghasilkan energi sebesar 5.113 MW. Dengan jumlah sebesar itu, apabila dikonversi, maka setara dengan menanam 18.124 pohon, mencegah emisi CO2 dari PLTD sebanyak 3,6 juta ton, dan menghemat 1,5 juta bahan bakar solar untuk PLTD. Dan pembangkit ini mendukung PT PLN (Persero) untuk mencapai rasio elektrifikasi listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencapai 75,9% dalam tiga tahun ke depan. Karena saat ini, rasio elektrifikasi di NTT hanya mencapai 52,69%. Sehingga PLN butuh banyak potensi energi listrik dari desa-desa terpencil. Sehingga potensi energi baru terbarukan harus terus digalakkan. 
Bagaimana Anak Teknik Indonesia, siapkah kalian untuk mengabdi untuk bangsa ini dengan karya-karya kalian? 

Source : Detik News
Reactions:

Post a Comment

[blogger][disqus]

Anak Teknik Indonesia

{facebook#http://facebook.com/anakteknikindo} {twitter#http://twitter.com/anakteknik_indo} {google-plus#https://plus.google.com/u/1/112266505972443903778} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCR1tKZMcziD2LTo-W3daKAQ} {instagram#http://instagram.com/anakteknikindo}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget